Sabtu, 05 September 2015

Jadikan Menulis sebagai Gaya Hidup

Satu lagi keterampilan bahasa yang penting yaitu menulis. Menulis termasuk keterampilan output manusia, artinya dengan menulis manusia mengeluarkan ide dan gagasannya. Setara dengan berbicara. Sedangkan mendengar dan membaca merupakan keterampilan input manusia.

Ada sebuah pepatah mengatakan “Jika ingin mengenal dunia maka membacalah, namun jika ingin dunia mengenal Anda maka menulislah”. Pepatah ini mengajak kita untuk membaca dan menulis. Keduanya sama pentingnya untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Kita mengenal orang-orang sebelum kita, bahkan hingga ribuan tahun lalu karena ada tulisannya. Jadi menulis dapat membuat kita abadi dalam tanda kutip.

Mengapa kita harus menulis? Karena dengan menulis kita akan melatih kemampuan otak kita untuk mengolah pengetahuan kita sehingga menghasilkan sebuah pengetahuan yang layak dibaca oleh orang lain. Lalu tulisan apa yang bagus ditulis ? apa saja bagus. Yah menulislah apapun yang ingin kamu tulis dan sesuai dengan minat ataupun bakatmu. Ada banyak pilihan tulisan, baik itu fiksi ataupun nonfiksi, menulislah sesuai dengan kesukaanmu.

Mungkin kita semua memiliki hobi yang berbeda-beda. Namun kita semua harus menulis sama-sama. Pekerja kantoran, pekerja kasar, atlet, dan sebagainya alangkah baiknya jika meluangkan sedikit waktu untuk menulis sesuai dengan bidangnya. Apalagi saat ini sudah banyak wadah untuk menampung tulisan-tulisan kita, ada internet yang gratis. Koran juga membuka kolom untuk opini. Sekarang juga sudah banyak penerbit yang dapat menampung karya-karya nonfiksi mu.


Jadi kesimpulannya jadikan menulis sebagai gaya hidup kita. Manusia-manusia yang hidupnya berkualitas. Menulis juga dapat menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan kita. Selamat Menulis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar