Satu lagi keterampilan bahasa yang penting yaitu menulis. Menulis
termasuk keterampilan output manusia, artinya dengan menulis manusia
mengeluarkan ide dan gagasannya. Setara dengan berbicara. Sedangkan mendengar
dan membaca merupakan keterampilan input manusia.
Ada sebuah pepatah mengatakan “Jika ingin mengenal dunia
maka membacalah, namun jika ingin dunia mengenal Anda maka menulislah”. Pepatah
ini mengajak kita untuk membaca dan menulis. Keduanya sama pentingnya untuk
meningkatkan kualitas hidup manusia. Kita mengenal orang-orang sebelum kita,
bahkan hingga ribuan tahun lalu karena ada tulisannya. Jadi menulis dapat
membuat kita abadi dalam tanda kutip.
Mengapa kita harus menulis? Karena dengan menulis kita akan
melatih kemampuan otak kita untuk mengolah pengetahuan kita sehingga
menghasilkan sebuah pengetahuan yang layak dibaca oleh orang lain. Lalu tulisan
apa yang bagus ditulis ? apa saja bagus. Yah menulislah apapun yang ingin kamu
tulis dan sesuai dengan minat ataupun bakatmu. Ada banyak pilihan tulisan, baik
itu fiksi ataupun nonfiksi, menulislah sesuai dengan kesukaanmu.
Mungkin kita semua memiliki hobi yang berbeda-beda. Namun kita
semua harus menulis sama-sama. Pekerja kantoran, pekerja kasar, atlet, dan
sebagainya alangkah baiknya jika meluangkan sedikit waktu untuk menulis sesuai
dengan bidangnya. Apalagi saat ini sudah banyak wadah untuk menampung
tulisan-tulisan kita, ada internet yang gratis. Koran juga membuka kolom untuk
opini. Sekarang juga sudah banyak penerbit yang dapat menampung karya-karya
nonfiksi mu.
Jadi kesimpulannya jadikan menulis sebagai gaya hidup kita. Manusia-manusia
yang hidupnya berkualitas. Menulis juga dapat menjadi sarana untuk berbagi
pengetahuan kita. Selamat Menulis